Cerminnya retak, gw beli cermin baru sama aj
bukan cermin retak atau cermin baru.
Tiap ngaca hampir ga ada yang berubah, kecuali gw tambah senyum diwajah.
Keep smile, walau hidup kadang terasa ngehe.
Tampilkan postingan dengan label Omong doang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Omong doang. Tampilkan semua postingan
4 Nov 2014
1 Okt 2014
Gw takut. .
Lalu tiba saat semua usai,
segala khawatir dan doa panjang terjawab sudah
Tuhan masih sayang.. .
Cuma yang ditakutin
sesudah sedih juga pengharapan yang mengiba,
'kesombongan dan khilaf terbiasa' kembali meraja dihati.
Lalu dimana hikmah sesudahnya...??
Padahal sungguh.. .
Gw takut banget, Tuhan tampar gw lagi besok.
segala khawatir dan doa panjang terjawab sudah
Tuhan masih sayang.. .
Cuma yang ditakutin
sesudah sedih juga pengharapan yang mengiba,
'kesombongan dan khilaf terbiasa' kembali meraja dihati.
Lalu dimana hikmah sesudahnya...??
Padahal sungguh.. .
Gw takut banget, Tuhan tampar gw lagi besok.
24 Sep 2014
30 Apr 2014
26 Mar 2014
Nyatanya
Mungkin semacam dusta pada diri sendiri.
Janji pada pagi dan alarm yang kerap kukhianati karena terlalu mendewakan malam
kerap kali endapkan rejeki terencana yang mestinya bisa dijemput pagi.
15 Jan 2013
26 Agu 2012
Doa. .
Kiranya, hanya doa yang tak pernah tersesat tuk sampai pada tujuannya.
Jadi, mari kawan. .
Kita berdoa tuk banyak kebaikan yang kita inginkan.
Image from google
Walau banyak keburukan kita perbuat yang kadang membuat syakwasangka kita akan makbulnya suatu doa.
Setidaknya doa bisa memantapkan dan menguatkan langkah kaki.
17 Apr 2012
Alarm itu. .
Sebelum lelap, aku mengikat janji pada alarm agar ia bisa mengingatkanku pada waktu yang kuingini untuk menyimak hari pagi.
Tapi seperti biasa ia selalu gundah bahkan sebal karena selalu saja ia mesti berteriak hingga tiga sampai empat kali, bahkan lebih disetiap paginya sampai akhirnya bisa mengusik lelapku.
Karena seringnya kuabaikan ia bukan hanya gundah dan sebal tapi ia juga sampai beberapa kali terlihat mengejekku lewat tatapannya yang sinis. Mirip tatapan orang kaya terhadap simiskin, seperti yang pernah kulihat selintas lalu dishitnetron Tv.
Seingatku, kurasa hanya sesekali saja ia tak mengejekku.
Ya.. . Walau hanya sesekali, namun aku bisa tersenyum puas. Karena aku bisa selangkah lebih dulu menyimak pagi dan tentu saja aku bisa merasakan kopi buatanku juga hisapan kretek yang nikmat sekali, karena aku tak tergesa dalam menikmatinya.
Dan. . Dengan rasa kemenangan, aku mematikan alarm itu sebelum ia melengking dan mengejekku lagi seperti biasa.
Tapi seperti biasa ia selalu gundah bahkan sebal karena selalu saja ia mesti berteriak hingga tiga sampai empat kali, bahkan lebih disetiap paginya sampai akhirnya bisa mengusik lelapku.
Karena seringnya kuabaikan ia bukan hanya gundah dan sebal tapi ia juga sampai beberapa kali terlihat mengejekku lewat tatapannya yang sinis. Mirip tatapan orang kaya terhadap simiskin, seperti yang pernah kulihat selintas lalu dishitnetron Tv.
Seingatku, kurasa hanya sesekali saja ia tak mengejekku.
Ya.. . Walau hanya sesekali, namun aku bisa tersenyum puas. Karena aku bisa selangkah lebih dulu menyimak pagi dan tentu saja aku bisa merasakan kopi buatanku juga hisapan kretek yang nikmat sekali, karena aku tak tergesa dalam menikmatinya.
Dan. . Dengan rasa kemenangan, aku mematikan alarm itu sebelum ia melengking dan mengejekku lagi seperti biasa.
26 Mar 2012
Anggur kolesom itu, kamu.. .
_Dibawah siluet pohon, mobil melaju dan sinar merkuri satu satunya sepanjang kilometer ini
Kau bangkitkan lagi kenangan
pada hangat peluk, kecupan liat dan harum rambut
Kau bangkitkan lagi kenangan
pada hangat peluk, kecupan liat dan harum rambut
yang sesekali singgah diantar semilir angin
_Dingin mendera, kuangkat lagi gelasku
reguk kesepian, kamu di benakku seperti anggur kolesom
Pada aroma yang sama merindui, candui malam malam ku
kamulah anggur kolesom itu
_Malam bergegas, kupandangi di ujung mabukku
_Dingin mendera, kuangkat lagi gelasku
reguk kesepian, kamu di benakku seperti anggur kolesom
Pada aroma yang sama merindui, candui malam malam ku
kamulah anggur kolesom itu
_Malam bergegas, kupandangi di ujung mabukku
sebelum ia menjadi terang
aku kembali pulang, menutup gordin kamar rapat
sebelum akhirnya tersungkur dalam lelap
aku kembali pulang, menutup gordin kamar rapat
sebelum akhirnya tersungkur dalam lelap
Diantara itu. . Jangan menelpon, aku tak tahan mendengar suaramu
19 Mar 2012
No title
Jikalau hidup hanya mengalir saja seperti air, rasanya mungkin bagi saya mengalir mengikuti arus dan kemudian (untuk) terjebak dalam alur alur yang membelok seperti percahan sungai yang belum tentu menuju pada muaranya.
Mungkin adakalanya saya singgah 'pun terdampar diceruk ceruk hitam dan larut didalamnya, sampai nanti kemungkinan menguap (mati) seperti genangan yang mengering terpanggang mata kemarau.
.. ... .... .. ... .... .. ... .... .. ... .... .. ... .... .. ... .... .. ... ....
Kesadaran yang timbul mengatakan, saya ga mau menunggu (mungkin) hujan akan turun dan menambah kekuatan untuk kembali mengalirkan saya pada tujuan.
_dan itu yang membuat saya membutuhkan kefokusan dalam hidup
Ya, fokus dalam berproses.. .
.. ... ....
@Psr Minggu. Berbagi cerita biar ga gila.. . :P
.. ... ....
7 Feb 2012
Disepotong jalan
Lalu bis kota dan deru lain memacu resah tiada lelah
seolah mengejek berserapah
membawa berpasang pasang mata pada tujuannya
Image from google
Bayang lamtoro terinjak terlindas
daun yang jatuh tak bisa kubedakan diantara bayangnya
sebab begitu cepat ia tertutup langkah pun laju roda
13 Jan 2012
Tersesat
Kiranya hanya doa yang tak pernah tersesat untuk sampai ditujuannya, tidak seperti banyak inginku yang kadang tersesat sampai ketujuannya.
dan dimalam ini saat hujan turun dengan gemericiknya, sambil mencoba endapkan letih, aku menyambut lelapku dengan doa.
Doa doa apa saja yang bisa memantapkan niat dan menggugah semangat hari esok.
Selamat malam Kawan.. .
11 Sep 2011
Nyamuk songong, KTP mati dan tentang kawan
Nyamuk disini songong banget, dua ekor nemplok dijidat gw dan sebagian kawannya asik berputar putar ditelinga dengan suara bising mendengung yang super duper ga ramahnya buat pendengaran gw.
Mereka sukses mengganggu acara tidur gw yang memang kurang nyaman karena kebisingan lain yang juga tercipta dari ruang sebelah depan tempat anak anak ngenet.
Sungguh rasanya guemees dan nyebelin banget . Karena kalau keberisikan anak anak yang ngenet diruang depan masih bisa sedikit gw atasi dengan menyetel radio dikamar pada volume yang lumayan keras, tapi kalo untuk nyamuk nyamuk itu gw lupa nyiapin obat lotionnya. Sementara kipas angin kecil yang gw andalkan untuk menghalau nyamuk dan panas sepertinya malas berputar karena debu yang sudah menggerogoti baling baling dan rumah dinamonya. Maka jadilah gw tidur sore tadi dengan keadaan tidak mengenakan.
Sumpah ...!!
Enek banget gw sama situasi kek gitu, rasanya mau gw toyor aja jidatnya tuh nyamuk satu satu, cuma gw bingung mana jidat mana matanya. Coz kasian juga kalo gw salah toyor ntar kena mata, dia buta lagi nyamuknya.
Ini tidur memang jadi masalah serius buat gw, sudah beberapa lama gw ngerasain kurang tidur akibat banyak nya acara dalam mengumpulkan rupiah, yang tetap saja susah terkumpul.
Sungguh (lagi) ada kejadian dihari ini yang bikin keki dan dongkol hati juga bikin ga enak dibody karena kurang tidur, berawal dari pagi tadi, gw yang udah janjian sama kawan kawan buat ngebesuk kawan yang sedang menjalani kemalangan nasibnya didalam LP, terbangun setelah beberapa kali bunyi telepon pada jam sembilan, dari tidur yang ga diniatkan pada jam tujuh pagi. Dengan posisi masih mengantuk dan agak pusing juga ga mandi gw kerumah kawan dan ternyata disana gw masih harus menunggu kawan lagi (kiranya bukan cm gw aja yang hobi ngaret)
Setelah acara tunggu menunggu selesai kami berenam berangkat menuju lokasi di daerah Cipinang Jak Tim pada jam sembilan lewat tiga puluh dan sampai disana jam sebelas kurang. Sesampai disana kami yang mau mengambil nomor antrian mengurungkan niat, karena kalau ambil sekarang maka kemungkinan kami masuk dan bertemu kawan hanya sebentar, mungkin ga sampai sejam. Kesimpulan itu diambil karena sudah banyaknya antrian sementara jam besuk tutup jam dua belas dan buka lagi jam satu sampai jam tiga lewat tiga puluh.
Maka jadilah kami menunggu jam satu dan kemudian mengantri mengambil nomer masuk, ternyata begitu meja tempat mengambil nomer antrian telah diisi petugas yang tadi beristirahat antriannya udah kek ngantri tiket mudik aja, mungkin karena masih suasana lebaran juga karena hari saptu kemarin ga ada hari besuk (ga tau kenapa) Jadi banyak orang yang ingin bertemu dan melepas kangen bersama sanak kerabatnya walau hanya sesaat.
Ya. . Pertemuan yang hanya sesaat, terbatas jam besuk yang diijinkan dibalik proses hukuman yang memisahkan mereka yang masih ribuan jam lagi dijalani. Tentunya waktu itu teramat pendek untuk dinikmati bersama sanak kerabat.
Seorang kawan akhirnya selesai juga dengan berpeluh peluh mendapatkan nomer antrian dan selanjutnya tugas seorang kawan lain untuk mengantri mendaptarkan nomer antrian dan mengisi semacam formulir dimeja sebelah. Dengan membawa lima lembar KTP dan sebuah SIM tibalah saat penyerahan identitas identitas tersebut. Malang tak dapat ditolak KTP gw yang udah habis masa berlakunya ga mendapatkan ijin sebagai identitas yang bisa dipakai dan tentu saja gw ga boleh masuk.
Meradang tentu aja, gw mencoba membujuk dan berargumentasi tapi tetap aja ga mendapatkan ijin untuk masuk.
Biiiuuuuhh ....!!!
Udah nunggu lama lama tapi ga boeh masuk, sementara kawan kawan yang lain masuk untuk bertemu kawan didalam, gw dengan mangkelnya cuma bisa misuh misuh sendirian diluar.
Ada sekitar satu setengah jam menunggu diluar akhirnya mereka selesai juga dengan batas kunjungan besuknya dan satu persatu menampakan batang hidungnya sambil cengar cengir ngeliatin gw yang lagi udah ga asik maenin Hp.
Banyak pertanyaan terlontar dari mulut gw tentang kawan yang didalam, tapi ada satu jawaban dari mereka tentang keadaan dia didalam yang bikin gw tercengang dan takjup. Kiranya kawan didalam telah ada perubahan pada hubungannya dengan sang pencipta, itu bukan hanya terlihat dari pakaian dan apa yang dibicarakannya tapi juga terlihat dari raut wajah yang lebih bersih dan lebih teduh bercahaya juga pandangan kedepan yang lebih optimis. Walaupun kadang tersirat duka diwajahnya mengingat tujuh puluh dua purnama waktu yang mesti dijalaninya didalam sana.
Senang rasanya mendengar berita itu.
Kiranya Kau sudah berikan hikmah itu ya Allah, hikmah yang meresapi hari harinya didalam sana. Maha suci Engkau ya Allah, semoga Kau selau membimbingnya dan menganugerahi yang terbaik buatnya
Terbersit khusu dihati, doa untukmu kawan, tetaplah istiqomah dijalan Nya.
Walaupun kita tau, kita biasanya dekat sama tuhan kalo kita lagi susah dan tertimpa kemalangan aja, tetapi tetap saja pengharapan ampunan akan dosa dosa kita panjang kepada Nya, Karena kita yakin Dia adalah maha pengampun dan mau mengampuni dosa dosa kita, Seperti yang pernah kita dengar dulu disuara yang tertiup angin dari masjid depan pada saat kita masih suka tergelak dalam asap putih dan regukan air api dalam banyolan banyolan konyol kita tentang Nya terhadap keyakinan itu.
Semoga Dia ga lagi marah sama kita dan mau memberikan hidayah Nya buat kita semua. Karena kita yakin Ia mendengar dan mau mengabulkan doa doa kita, toh semua ujian ini juga diberikan oleh Nya.
Doakan gw juga kawan agar bisa lebih baik dan terhindar dari polisi jerat bahan yang sudah membawamu kedalam sana, karena kita sama sama tau betapa mahalnya biaya didalam sana dan juga kita sama sama tau bahwa didalam sana tidak menjanjikan dan membuat perubahan apa apa kecuali kemauan kita sendiri untuk berubah menjadi lebih baik.
Sungguh. . Gw merasa masih begitu dekat dengan sosokmu kawan, walaupun jauh dimata.
Kawan. . Kini saatnya gw melanjutkan tidur yang terpotong, semoga aja ga ada nyamuk nyamuk songong yang mengganggu dan gw bisa mimpi bareng sedang memandang sahaja senja dipantai Sawarna. Membahagiakan diri kita bersama, saat berbaris duduk dipasir bersama kawan yang lain menikmati bias jingga yang meronai hati kita dalam indahnya persahabatan, seperti dulu kita pernah merasakannya.
Miss U Bot**, Baik baik disana ya.
Keknya ni cerita panjang banget dan ngalor ngidul ga karuan. Ya, beginilah keadaannya, gw yang ga biasa nulis ngetik cerita, jadi apa aja rasanya mau diceritain.
31 Agu 2011
Mohon maaf.. .
Kelakar kita
sifat gelak lupa
ego 'pun pengaruh luka
Keseharian
berbilang sua, tindak cakap 'pun tulisan
terlewat silap hati
Kembara waktu, setahun berlalu
atau 'pun nan terdahulu
begitu saja dosa tercipta
Kelak masa mempertanyakan
dihisab tuhan
kita tiada berkata, dosa dosa sesama bersuara
Kini, dihari mulia
semasa waktu kita bicara, saya rendahkan hati
memohon maaf pada sesama
Selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin
sifat gelak lupa
ego 'pun pengaruh luka
Keseharian
berbilang sua, tindak cakap 'pun tulisan
terlewat silap hati
Kembara waktu, setahun berlalu
atau 'pun nan terdahulu
begitu saja dosa tercipta
Kelak masa mempertanyakan
dihisab tuhan
kita tiada berkata, dosa dosa sesama bersuara
Kini, dihari mulia
semasa waktu kita bicara, saya rendahkan hati
memohon maaf pada sesama
Selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin
25 Agu 2011
Kiriman buku dari Bandung
.. ... ....
Walaupun senang membaca tapi saya gag pernah punya budget khusus untuk membeli buku dan salah satu alasannya yaitu
Beruntungnya saya kemarin, termasuk salah satu yang terpilih untuk mendapat kiriman buku dari sahabat yang mengadakan kontes (Mencintai Tanpa Melukai) di blognya, yaitu Mbak Diana (Wind flowers)
Ini adalah buku yang sudah lama saya ingin baca, karena dengar dengar buku ini bagus dan inspiratip dan sekarang buku itu sudah ada digenggaman saya.
Senang rasanya bisa membaca buku 5 CM ini, karena ceritanya yang bagus dan menggugah semangat.
Banyak hikmah yang bisa dipetik setelah membaca buku ini dan cerita perjalanan di Gunung Semeru nya mengingatkan saya pada perjalanan ke sana bersama kawan pada tahun 2000 lalu.
*Tiba tiba jadi kangen Semeru*
Terimakasih banyak atas kiriman bukunya Mbak.
Teriring salam, semoga Mbak Diana sehat selalu dan banyak rejekinya.
30 Jul 2011
Aku cemburu
Perasaan. . Kalau kamu butuh, aku selalu ada
tapi saat aku butuh, kamu kok gag ada.. ?
dan yang harus kamu tau, jika boleh jujur.. .
Aku cemburu sayang... ..
Melebay sebelum tidur
12 Jul 2011
Bahwa nasib adalah kesunyian masing-masing
Ther'.. . Ogut putus (vonis) 6thn 3bln. Perjalanan yang sangat panjang dan melelahkan.. .
2011-07-05 : 12.36.30. Kabar via sms
Sungguh.. . Ini kisah pilu.
Bagai kasih tak sampai dimana wajah kinasih seperti pungguk merindu bulan.
Sedang aku hanya bisa diam menekuri keadaan ini.. .
Kisaran waktu mengawang, ini hari hari mau dibawa kemana ?
Diri berontak, caci maki dan serapah.
Kisah terjadi sudah, menghempas kenyataan paling pahit tentang satu kesimpulan yang terpapar banal lewat satu helaan nafas: Bahwa nasib adalah kesunyian masing-masing.
Walau aku bicara soal rasa, ini jelas berbeda.
Karena aku tak mengalami sedang kau disana menjalaninya.
Mungkin dibahuku yang rapuh ada tempat tuk membagi beban tapi itu tak bisa merubah apa apa kecuali membuatmu sedikit bernafas lega.
Everyman is for himself.. ... ....
Kau tak punya pahlawan kecuali dirimu sendiri karena kau tak hidup di dunia tempat peri lelap pada tiap kelopak bunga.
Maka tegarlah seperti karang dan buatlah diri menjadi guna karena itu yang bisa membuat mulia.
Tetaplah semangat kawan.. .
Sebab luka bukan hanya sekali dan hidup bukan hanya disini.
_Banyak kalimat yang dikutip dari komentar kawan di Fb.
Thank's Pito.. .
28 Jun 2011
HoammZzz.. .
Hari hari aku rasa sibuk sekali
bekerja disana dan sini
waktu berlalu bak tiada berserasi
letih berpeluh jangan sesali
banyaklah bersyukur obati hati
Ini mungkin terlihat basi
demi sesuap nasi dan anak istri
meniti hidup jalani hari
Rejeki jika tak dicari
manalah mungkin datang sendiri
Bergantung beban tidaklah elok berbudi
apalah arti hidup tanpa mandiri
ayo kawan siapkan diri, kita bekerja lalu berbagi
semoga tuhan memberkati
Cukuplah sebungkus doa, segulung kasur dan sepotong bantal mengobati letih hariku.
24 Jun 2011
Woro woro
Kiranya penting buat Gw untuk menulis.
Ada kelegaan saat melakukannya dan ada kebahagiaan yang didapat dari situ.
Ada kelegaan saat melakukannya dan ada kebahagiaan yang didapat dari situ.
Walaupun tulisan itu mungkin / kadang gag penting (mutu) Tapi Gw gag peduli.
Karena utamanya Gw menulis untuk diri sendiri namun bersyukur bila itu menjadi guna.
Karena utamanya Gw menulis untuk diri sendiri namun bersyukur bila itu menjadi guna.
Dan Gw masih akan menulis, menulis lagi. .
Dedicated, buat kawan yang mau mulai menulis, jangan ragu.
Dedicated, buat kawan yang mau mulai menulis, jangan ragu.
Ditunggu tulisannya.. .
14 Jun 2011
Dijalan Margonda Depok
Sebel ngeliat kendaraan macet disepanjang jalannya, belum lagi barisan gedung dan mal yang acak kadut bertebaran bikin sumpek mata memandang.
Ini kota kecil cepat sekali diisi bangunan beton, jalan jalan yang diperlebar hanya menyisakan sedikit pohon pohon peneduh dipinggirnya. Entah gimana nasib Air tanahnya nanti, pompa pompa besar digedung dan mal mal itu tentu menyedot banyak sekali air.
Deretan mal dan resto yang ada cuma bikin haus mata doang, untung aja masih ada warung warung tenda yang bersahabat harganya.
Banyaknya security dipinggir jalan depan mal, sibuk mengatur kendaraan yang keluar masuk bikin gw parno saat bermotor karena gw kira polisi sedang razia, coz SIM sudah lama mati.
Tapi salut sama polisi disana, rajin banget bertugas disepanjang jalannya. Ini bisa jadi contoh bagus, ketimbang petugas yang ngumpet ngumpet ditikungan jalan terus tau tau nongol dan menilang.
Ini juga bisa jadi contoh buat daerah lain disekitarnya, biar para pengendara lebih memperhatikan tatacara berlalulintas dan keselamatan berkendara.
Karena Gw rasa "Seperti Gw juga". Kebanyakan dari pengendara lebih takut kepada polisi ketimbang pada resiko kecelakan yang akan terjadi.
Kalo bersepeda lebih gag nyaman lagi disana, terlalu padat dengan kendaraan bermotor, belum lagi angkot angkot yang rebutan penumpang bikin ngeri saat ngegoes, bisa bisa kita diseruduknya nanti.
Untungnya disana masih ada UI yang punya track buat sepedaan dan lingkungan yang lumayan adem dengan kendaraan yang gag terlalu ramai.
Masih banyaknya pepohonan di UI bikin rongga paru bisa memuat lebih banyak udara bersih, coba diJakarta ada banyak hutan hutan kecil seperti di UI, tentu paginya ramai dengan kicauan burung burung dan siang harinya banyak orang orang ngadem dibawah pohon sambil leyeh leyeh gelar tikar menikmati makan siang.
Tapi kalo malemnya dipake buat apa hutan kota itu, Gw gag tau deh.
Riwehnya Jln Margonda Depok sekarang, entah gimana bisa orang semena mena buat bangunan disana.
Keknya sudah sedikit cinta disana, mungkin para periuh jalan dan pemangku kepentingannya sudah tak sempat lagi membaginya, sepertinya mereka terlalu sibuk pada hari hari yang selalu menuntut pemenuhannya.
Persepsi selintas gw, yang jarang jarang lewat jalan Margonda Depok.. .
Ini kota kecil cepat sekali diisi bangunan beton, jalan jalan yang diperlebar hanya menyisakan sedikit pohon pohon peneduh dipinggirnya. Entah gimana nasib Air tanahnya nanti, pompa pompa besar digedung dan mal mal itu tentu menyedot banyak sekali air.
Deretan mal dan resto yang ada cuma bikin haus mata doang, untung aja masih ada warung warung tenda yang bersahabat harganya.
Banyaknya security dipinggir jalan depan mal, sibuk mengatur kendaraan yang keluar masuk bikin gw parno saat bermotor karena gw kira polisi sedang razia, coz SIM sudah lama mati.
Tapi salut sama polisi disana, rajin banget bertugas disepanjang jalannya. Ini bisa jadi contoh bagus, ketimbang petugas yang ngumpet ngumpet ditikungan jalan terus tau tau nongol dan menilang.
Ini juga bisa jadi contoh buat daerah lain disekitarnya, biar para pengendara lebih memperhatikan tatacara berlalulintas dan keselamatan berkendara.
Karena Gw rasa "Seperti Gw juga". Kebanyakan dari pengendara lebih takut kepada polisi ketimbang pada resiko kecelakan yang akan terjadi.
Kalo bersepeda lebih gag nyaman lagi disana, terlalu padat dengan kendaraan bermotor, belum lagi angkot angkot yang rebutan penumpang bikin ngeri saat ngegoes, bisa bisa kita diseruduknya nanti.
Untungnya disana masih ada UI yang punya track buat sepedaan dan lingkungan yang lumayan adem dengan kendaraan yang gag terlalu ramai.
Masih banyaknya pepohonan di UI bikin rongga paru bisa memuat lebih banyak udara bersih, coba diJakarta ada banyak hutan hutan kecil seperti di UI, tentu paginya ramai dengan kicauan burung burung dan siang harinya banyak orang orang ngadem dibawah pohon sambil leyeh leyeh gelar tikar menikmati makan siang.
Tapi kalo malemnya dipake buat apa hutan kota itu, Gw gag tau deh.
Riwehnya Jln Margonda Depok sekarang, entah gimana bisa orang semena mena buat bangunan disana.
Keknya sudah sedikit cinta disana, mungkin para periuh jalan dan pemangku kepentingannya sudah tak sempat lagi membaginya, sepertinya mereka terlalu sibuk pada hari hari yang selalu menuntut pemenuhannya.
Persepsi selintas gw, yang jarang jarang lewat jalan Margonda Depok.. .
Langganan:
Postingan (Atom)





