16 Agt 2011

Amarah nan sepi


Dinding tua berdebu 
semakin rapuh kian menakutkan
 
.. ... ....


Pada hari belenggu menuai hisabnya
nanar berpasang mata
larut disetiap harap, disetiap tanya

Sia memanggil, jenuh dalam do'a
gema menjawab dihela nafas 

Prasangka menyeruak banal
tiap sisi hati, diri. . 


gambar dari Google

Aku marah
menatap sahaja ujung cakrawala

Tak berkejap kata
Dibatas senja riak mata memandang

.... .. ... .... 


Amarah nan sepi

Aku takut, disudut dinding tua sepi


Miss U Brother.. . 


 

11 komentar:

Lidya mengatakan...

marah kenapa?jangan marah ya :)

bundadontworry mengatakan...

kemarahan dlm sepi, kemarahan yg terlalu dalam, mungkin krn tak bisa protes lagi pd diri sendiri ya Mood
salam

Djangan Pakies mengatakan...

amarah dalam takut ato takut dalam amarah ?

Ferdinand mengatakan...

Amarah dan ketakutan dalam sepi, aduh aku malah bingung ngartiin tulisanmu yg ini Sob.. apalagi ditambah foot note Miss u Brother tambah bingung memahami maksudnya :) *dasar gak punya jiwa seni haha

Lozz Akbar mengatakan...

Banal apa binal bang? kalau banal artine opo yo?

elmira mengatakan...

salam kenal dari aku yang juga kadang tak bisa banyak kata hanya dg yg lain

Goedel Mood mengatakan...

Mas Akbar: Banal itu artinya tidak elok / gag bagus / kasar.
Kalo binal, saya rasa Mas tau artinya :P

Prasangka menyeruak banal tiap sisi hati, diri.. . Maksudnya prasangka buruk pada hati dan diriku juga orang (kawan kawanku) saat menyaksikan keadaan yang terjadi pada saat itu.

Erwin mengatakan...

takut akan masa tua?

Gaphe mengatakan...

wah, susah juga yah kalo lagi marahan sama seseorang..

hemm.. aduh, bingung nih mau komen apaan..

biasa laah kang Mood, saya nggak bisa ngapresiasi puisi. hahaha..

tapi canggih lo, beberapa diksi baru saya baru nemu disini.

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

waduh marahnya seremm...

ysalma mengatakan...

semoga masih ada harapan,
marahnya di dengar sama yang membuat marah yang begitu akut.