16 Nov 2014

Pulang

Di pintu kereta, dan sebuah tanya yang mengantar
kerinduan kerinduan bangkit diantara jeda selepas lelah



 
Selayaknya hari esok, juga kenangan kemarin
terang sudah kita pulang dalam harap untuk pergi lagi.



4 Nov 2014

Keep smile

Cerminnya retak, gw beli cermin baru sama aj
bukan cermin retak atau cermin baru.
Tiap ngaca hampir ga ada yang berubah, kecuali gw tambah senyum diwajah.

Keep smile, walau hidup kadang terasa ngehe.


1 Okt 2014

Gw takut. .

Lalu tiba saat semua usai,
segala khawatir dan doa panjang terjawab sudah
Tuhan masih sayang.. .

Cuma yang ditakutin
sesudah sedih juga pengharapan yang mengiba,
'kesombongan dan khilaf terbiasa' kembali meraja dihati.

Lalu dimana hikmah sesudahnya...??

Padahal sungguh.. .
Gw takut banget, Tuhan tampar gw lagi besok.


29 Sep 2014

Raung, agustus 2014

Saat hamparan batu dan segala tengadahi asa
pada awan, mataku kekal mengeja kenangan





Di bisik angin, tanah berdebu dan kemarau agustus
dinding gunung pagari sombongku


24 Sep 2014

Bukan soal

Bukan soal apa dan siapa
Juga bukan semacam pembuktian tentang pencapaian ini
Saya cuma kepingin berada di puncaknya
Itu saja.. .







  ( Lawu 1998 - Raung 2014)


18 Sep 2014

Di rumah kawan


Di Jember, dirumah kawan.
Kebersamaan menjadi nafas, kesederhanaan yg hangat menjadi ruh nya.
Di Jember, dirumah kawan. Kehangatan suasana dan kebersamaan mudah dihidupkan dalam kopi dan rokok.









Saya mencoba belajar kesederhanaan dalam kebersamaan yg hangat dari kawan di sana, karena disini biasanya mesti ada alkohol untuk menghidupkan suasana kebersamaan dan itu menjadi biaya hidup yg mahal saat ini.

Terimakasih, senang bisa mengenal kalian @ Mas Bro / RZ Hakim
bersama Zuhana Anibuddin Zuhro




25 Apr 2014

Sebab malam

Sebab malam menarik dirimu
wajah sembab serupa mendung
di awan, matamu kekal menulis sepi
mengeja asa dan terbata di wajah langit

Angin membawa semua, rindu pekat yang berjarak
kita menakar hari hari sesudahnya
malam yang membisik gelisah
adalah rahasia dari doa doa tak singgah

Sebab malam membentuk dirimu
di wajah langit dan senyum nan sendu
pada bulir di matamu, semerbak harum rambut dan bau tanah yang basah
yang kekal adalah kenangan

Kenangan yang hening, sunyi adalah kita


26 Mar 2014

Nyatanya


Mungkin semacam dusta pada diri sendiri.

Janji pada pagi dan alarm yang kerap kukhianati karena terlalu mendewakan malam 

kerap kali endapkan rejeki terencana yang mestinya bisa dijemput pagi.