17 Apr 2012

Alarm itu. .

Sebelum lelap, aku mengikat janji pada alarm agar ia bisa mengingatkanku pada waktu yang kuingini untuk menyimak hari pagi.

Tapi seperti biasa ia selalu gundah bahkan sebal karena selalu saja ia mesti berteriak hingga tiga sampai empat kali, bahkan lebih disetiap paginya sampai akhirnya bisa mengusik lelapku.

Karena seringnya kuabaikan  ia bukan hanya gundah dan sebal tapi ia juga sampai beberapa kali terlihat mengejekku lewat tatapannya yang sinis. Mirip tatapan orang kaya terhadap simiskin, seperti yang pernah kulihat selintas lalu dishitnetron Tv.

Seingatku, kurasa hanya sesekali saja ia tak mengejekku.

Ya.. . Walau hanya sesekali, namun aku bisa tersenyum puas. Karena aku bisa selangkah lebih dulu menyimak pagi dan tentu saja aku bisa merasakan kopi buatanku juga hisapan kretek yang nikmat sekali, karena aku tak tergesa dalam menikmatinya. 

Dan. . Dengan rasa kemenangan, aku mematikan alarm itu sebelum ia melengking dan mengejekku lagi seperti biasa.

15 komentar:

Ceriteka mengatakan...

Makanya cari alarm hidup *maksudnya istri*

Lalu daku ditujes2 Mood :))haha

windflowers mengatakan...

jika bisa, lebih dulu dari alarm itu, kau sudah mereguk pagi dan segala indah juga nikmatnya... :)

Mood mengatakan...

@ Eka: Alarm hidupnya sdh melarikan diri, skrng lag mau cari alarm gantinya. He he.. .
@: windflowers: Kepinginnya sih begitu terus Mbak, jadi ga terlalu terlalu bergantung sama alarm bangun paginya.

♥chika_rei♥ mengatakan...

walaupun sering mengejek, alarm pasti akan dirindukan hadirnya :D

Lidya - Mama Cal-Vin mengatakan...

aku dukung kak eka tuh, untuk mencari alarm hidup :)

Djangkies mengatakan...

perlu tekat yang kuat untuk mengalahkan si alarm, awalnya susah sih. Dan sesungguhnya dalam tubuh kita telah memiliki alarm alami yang dengan istiqomah akan membangunkan kita tanpa perlu kehadiran suara-suara aneh yang terdengar. Ini hanya butuh kebiasaan saja. Tapi saya juga sangat mendukung jika alarm itu bisa mengeluarkan suara lembut yang bisa membuatkan kopi hangat, sehangat pelukannya. Jadi .. kapan kawin Kang ? hhhhh kabuuurrrr

Mood mengatakan...

@ Chika: Betul Chik, alarm sekarang ini penting buat saya.
@ Mbak Lidya: Lagi usaha nih Mbak, nyari alarm hidup. He he.. .
@ Pak Sis: Satu lagi pendukung saya untuk mencari alarm hidup.
Doakan saya Pak. .

julie mengatakan...

setujuuu sama eka hehhe tapi kalo alarm hidup nanti malah tidur lagi :p

outbound training di malang mengatakan...

kunjungan gan.,.
bagi" motivasi.,.
fikiran yang positif bisa menghasilkan keuntungan yang positif pula.,..
di tunggu kunjungan balik.na gan.,.,

YSalma mengatakan...

setuju dengan alarm hidup itu mood :)
saya beberapa hari ini juga sering diejek sama alarm untuk bangun disepertiga akhir malam :(.
tetapi tekad sebelum tidur menentukan memang, kalau niat tergantung alarm, bakal diejek deh.

dhenok habibie mengatakan...

dhe banget itu om.. hahahahha.. kalo alarm blum tereak beberapa kali, belum deh mau menyapa pagi.. :D

hmm, tampilan baru yaa blog nya oom.. udah bulan mei sekarang om, update dong blognya.. kasihan alarm nya berbunyi terus nih..

Ocky Fajzar mengatakan...

hahah 'gue banget' tapi aku lebih sering gak denger bunyi alarm saking ngebo nya... jadi, gak ngerasa diejek :p

Ninda Rahadi mengatakan...

jadi ingat buat mastikan alarm saya kenceng bunyinya buat besok

eo kids party mengatakan...

alarm itu memang menjengkelkan tapi tanpa dia tidak akan ada lalu lalang di pagi hari dan menguap dipagi hari hhhihi

Toko Mesin Indonesia mengatakan...

alarm memang penting ya dimana-mana... tapi setiap saya memasang alarm, saya tidak pernah dibangunkannya, pasti bangun lebih awal, lalu apa gunanya memasang alarm coba!! hehe kesel!