1 Feb 2012

.. .

Sua kita.. .
 
Menatapmu lagi, 
ada sebentuk senyum kudapati pada wajah terbungkus kerudung hitam


manis dan hangat seperti teh buatanmu
sungguh aku sangat menyukainya

Mendengar cakapmu disudut ruang depan rumah
perlahan endapkan lelahku

Semilir harum melati yang dulu kita tanam dihalaman turut meronai sua kita sore ini
namun tak bisa aku berbahasa menikmati semua pesona itu

Entah mengapa...
  mungkin karena tak cukup kata aku mengungkapkan 

dan kuharap tak lekang semerbak wangi hati kita 
pada jarak dan waktu yang terentang


Karena yang aku rasa, kumencintaimu seperti mencintai hidup




 Ungkapan Anti Biasa, Ungkapan Dengan HTML“.


9 komentar:

marsudiyanto mengatakan...

Makasih atas partisipasinya Mas...
Suka puisi ya?
Salam!

yustha tt mengatakan...

aku mencintaimu seperti mencintai hidup..
iih wow deh kalimat ini.... ^^

Indra Kusuma mengatakan...

Mantaps Kang, dalem banget. emoga menang dalam kontesnya.

Sukses selalu
Salam
Ejawantah's Blog

Pakies mengatakan...

kalo aku jadi si kerudung hitam, pasti terbang melayang membaca ini, karena tanpa bahasa ucapan pun, semua nampak terjelaskan dari kondisi yang ada.
Seperti biasa, puisi yang manteb Kang

serambipuisi mengatakan...

ah, bahagianya si kerudung hitam
mengetahui begitu indah cinta yg Mood miliki utk dia...

salam

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

semangat. moga menang ya

munir ardi mengatakan...

luAR BIASA MAS SEMUA peserta hajatan pak Mars pastilah anti biasa seperti ini

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

wah keren puisinya mas,malu aku yang gak bisa buat puisi kemarinikut2an juga :)

WaroengBlogger mengatakan...

entahlah mengapa kau begitu manis? :D
hihi
sukses GAnya bang..
salam warung